Era Kendaraan Listrik, Akhir dari Kendaraan Motor Bakar?

Belakangan ini tren kendaraan listrik cukup menjadi perhatian banyak pihak, produsen-produsen besar terlihat mulai serius untuk masuk ke pasar kendaraan listrik. Salah satu brand yang paling fenomenal, Tesla, saat ini telah mulai mendapatkan buah dari keputusannya beberapa tahun lalu untuk masuk ke pasar mobil listrik. Disaat belum banyak produsen mobil mau untuk serius dalam industri mobil listrik, Tesla dengan berani mengambil keputusan untuk memproduksi massal mobil listrik. Keberhasilan Tesla tersebut sepertinya menjadi salah satu faktor yang mendorong produsen-produsen mobil untuk segera masuk ke industri mobil listrik, mulai dari brand Eropa seperti BMW, sampai dengan produsen mobil dari Tiongkok berbondong-bondong mulai memperkenalkan versi mobil listrik komersilnya.

Pun begitu dengan Indonesia, sebagai salah satu negara dengan ukuran pasar pengguna sepeda motor terbesar di dunia, produsen lokal juga merespon dengan cepat tren kendaraan listrik tersebut. Sampai saat ini, brand sepeda motor listrik yang telah dijual secara umum di Indonesia telah mencapai lebih dari 3 brand. Bahkan, mulai tahun depan, sudah ada deretan brand sepeda motor listrik yang telah siap untuk diluncurkan ke pasar. Hal ini juga tidak terlepas dari kampanye dan dukungan pemerintah untuk pemanfaatan teknologi yang lebih ramah lingkungan, salah satunya penggunaan kendaraan listrik.

ITS Tekno Sains sendiri juga telah menjual kendaraan listrik hasil riset dan inovasi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yakni GESITS. GESITS sendiri merupakan pelopor sepeda motor listrik yang didesain dan diproduksi oleh anak bangsa. Pertanyaan berikutnya adalah bisakah tren kendaraan listrik ini berlangsung secara berkesinambungan, karena untuk menjadikan kendaraan listrik sebagai kendaraan masa depan, tidak hanya bicara produksi dan penjualan unit sepeda motor listriknya saja, namun ketersediaan ekosistem dan infrastruktur yang mendukungnya juga harus terus menjadi perhatian. Ketersediaan stasiun pengisian dan penggantian/penukaran baterai menjadi hal yang vital untuk keberlangsungan sepeda motor listrik. Jangan sampai kendaraan listrik hanya menjadi tren sementara belaka.

1 thought on “Era Kendaraan Listrik, Akhir dari Kendaraan Motor Bakar?”

  1. Pingback: Pesawat penumpang listrik masa depan industri penerbangan – Tekno Sains Infotech

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *